After clicking our links please wait for 5 seconds and press the "SKIP AD" located on the TOP-RIGHT part of the page

Attention!

Yeeei... finally, though slowly, we can re-activate this blog. There are some files that may be updated, but there is also a new file. Which obviously we will try as much as possible to keep updating. Thank you for your support over the years...

But i'll try to re-upload again some files that have comments & request.

Get new Japanese Magazine scan here; bomb magazine, akb48, wanibooks, weekly young jump, bubka, entame, friday, gravure, television, shonen @ jmagscan!


Internet Download Manager (+Crack), Format Factory, Make MKV & HJSplit Free Download, get from here!

If
you find a broken link and want to get the files there, then please contact
me by comment..

Thank You :)
gravatar

INDIE ART WEDDING - Hidup Itu Pendek, Seni Itu Panjang (2009)

Preview and Information

Track List:
01. Dua Langkah Kecil
02. Cinta Itu Sengit
03. Untuk Anakku Dan Anak Dari Anak-Anakku
04. Hidup Itu Pendek, Seni Itu Panjang

Download

Note :
Tidak banyak lagu beraliran folk di negara ini, kecuali mungkin dulu di tahun 90'an, ketika Franky & Jane masih berjaya. Dan seolah ingin membangkitkan kembali era itu, muncullah Indie Art Wedding, ini bukan sebuah band, melainkan sebuah komposisi duet. Mereka adalah, Cholil Mahmud dan Irma. Cholil sendiri dikenal sebagai vokalis dari band yang sedang booming di kalangan anak muda 'Efek Rumah Kaca' dan Irma adalah istrinya.

Diawali dengan Dua Langkah Kecil, suara gitar akustik nylon begitu kental di lagu ini, sekilas terdengar seperti ukulele (atau memang ukulele ya?!) suara Irma terdengar sekilas seperti Sari dari White shoes and co.
seperti mendengarkan Israel Kawakawiwo'ole membawakan what a wonderful world / somewhere over the rainbow di film 50 first dates.

Lagu kedua Cinta itu sengit, saya sangat suka lirik lagu ini..

"Aku tak suka ku tak juga berhenti merokok
Aku tak suka kamu tak suka aku merokok
Aku tak suka kamu selalu bangun kesiangan
Aku tak suka kamu tak suka ku kesiangan"

Seakan pasangan ini mengungkapkan ketidaksukaan mereka terhadap kebiasaan masing - masing. tanpa harus saling menggurui satu sama lain, sungguh unik.
Ambience gemericik perkusi yang bersuara seperti air di akhir lagu menambah kesan teduh di lagu ini.

Untuk anak - anakku dan anak dari anak - anakku menjadi lagu ke tiga, seakan sebuah petuah orang tua kepada anak - anak nya.
lagi lagi saya sangat suka liriknya

"...mimpikan ayah ibumu tidak bertengkar
tak ada piring terbang, yang melayang - layang
tidak ada baku hantam, semua senang..."

Permainan gitar Cholil yang simple dan lebih mengarah ke pada permainan gitar klasik. membuat lagu ini makin beresensi.

Hidup itu pendek, Seni itu panjang
Mungkin ini satu - satunya lagu yang menggunakan drum, dan saya menangkap aura Yellow Submarine di lagu ini, entah disengaja atau tidak.
lagi - lagi Cholil dan Irma mencoba berbagi petuah untuk semua orang, saya membayangkan mereka bernyanyi sambil berpegangan tangan di jalan-jalan kota,, hehe sungguh menyenangkan. Lagu favorit saya!